Pendidikan Lingkungan Hidup
Jika dilihat dari penjelasan sebelumnya, pengertian lingkungan hidup secara umum berarti merupakan kesatuan dari beberapa lingkup ruang dimana lingkungan tersebut terisi dengan segala makhluk hidup serta benda-benda mati yang berada di dalam lingkup lingkungan tersebut dan itu juga termasuk manusia beserta adab perilakunya.
Jadi bisa disimpulkan bahwa bukan hanya lingkungan secara fisik saja yang merupakan lingkungan. Lingkungan hidup juga mencakup sebuah ekosistem, perilaku sosial, adat istiada dan budaya, bahkan juga unsur benda mati seperti tanah, api, air, dan udara yang ada pada lingkungan tersebut.
Kita sebagai manusia yang merupakan makhluk berakal mempunyai peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup di bumi ini. Maka dari itulah kita sebagai manusia harus mempunyai kesadaran akan menjaga keseimbangan dan pelestarian lingkungan hidup ini.
Unsur Unsur Penyusun Lingkungan Hidup
Seperti yang telah dibahas diatas bahwa lingkungan hidup itu terdiri atas berbagai kumpulan dari setiap interaksi dari berbagai unsur yang ada terkandung pada suatu lingkungan. Unsur unsur penyusun lingkungan hidup tersebut sebenarnya terbagi menjadi tiga bagian, yaitu unsur biotik, unsur abiotik, dan unsur sosial budaya.
Unsur Lingkungan Hidup Biotik
Sesuai namanya, unsur lingkungan hidup Biotik adalah unsur atau komponen yang tersusun dari berbagai macam makhluk hidup bernyawa yang ada di muka bumi ini atau pada lingkungan tertentu sebagai contoh kecilnya. Contoh dari lingkungan hidup biotik adalah seperti manusia, hewan, tumbuhan dan mikroorganisme yang hidup di suatu lingkungan.
Unsur Lingkungan Hidup Abiotik (Non Biotik)
Sedangkan untuk lingkungan hidup non biotik adalah sebuah tempat atau kondisi pada suatu lingkungan yang menjadikannya sebagai penyusun bentuk untuk mendukung terjadinya suatu yang dinamakan lingkungan. Contohnya adalah seperti air, tanah, udara, bebatuan, dan benda mati lainnya.
Unsur Lingkungan Hidup Sosial Budaya
Terakhir adalah unsur sosial budaya. Unsur ini merupakan unsur yang terbentuk dari aktivitas sosial dan kebudayaan yang dilakukan oleh manusia dan tersusun membentuk sebuah sistem yang terdiri dari nilai, gagasan, dan juga keyakinan atas perilaku sebagai makhluk sosial.
Termasuk unsur sosial budaya adalah perilaku, adat istiadat, dan berbagai hasil penemuan yang ditemukan manusia di dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai seperti misalkan kebun binatang atau suaka marga satwa yang merupakan hasil pengembangan dari hutan buatan manusia.
Undang-undang Pengelolaan Lingkungan Hidup
Sedangkan di dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 yang mengulas tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan ruang benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan kehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
Lingkungan hidup alami terdiri dari dua jenis ekosistem dalam pembentukannya. Yaitu lingkungan darat dan lingkungan laut. Contoh-contoh lingkungan hidup dari alam diantaranya adalah.
Contoh Macam Macam Lingkungan Hidup dari Darat :
Bukit
Gunung
Lembah
Padang Rumput, dan
Hutan
Contoh Macam Macam Lingkungan Hidup Laut :
Laut
Sungai
Pantai
Danau, dan
Rawa
Di setiap bentuk lingkungan tersebut diatas mempunyai ciri-ciri yang menjadi khas tersendiri bagi setiap kehidupannya. Baik itu makhluk hidup atau benda mati yang menjadi penyusunnya.
Contoh Macam Macam Lingkungan Hidup Buatan atau Binaan
Lingkungan hidup buatan adalah sebuah lingkungan yang terbentuk diakibatkan campur tangan manusia. Lingkungan ini sengaja dibuat oleh manusia dengan dukungan teknologi yang mereka miliki, baik itu teknologi yang sederhana ataupun modern untuk membentuk lingkungan baru untuk ditempati.
Ciri-ciri dari lingkungan hidup buatan salah satunya adalah bentuknya yang hanya satu jenis saja alias kurang punya keanekaragaman. Dan kebanyakan dibuat untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Contoh dari lingkungan hidup buatan adalah :
Perkampungan
Jalan
Pasar
Sekolah
Taman
Kolam
Sawah
Kebun
Waduk, dan
Kawasan Industri
Lingkungan tersebut terbentuk dari setiap aktivitas manusia. Sehingga terciptalah suatu ekosistem makhluk hidup buatan.
Lingkungan Hidup dan Upaya Pelestarian yang Diupayakan
Lingkungan hidup harus selalu kita jaga keseimbangannya agar kehidupan di bumi ini tidak binasa. Menjaga kelestarian lingkungan juga bukan hanya tugas pemerintah atau organisasi-organisasi lingkungan hidup saja, tetapi kita manusia sebagai bagian makhluk hidup juga berkewajiban melestarikan alam sekitar kita ini.
Bagaimana caranya? Sebenarnya ada banyak cara yang bisa kita lakukan mulai dari cara sederhana sampai cara yang membutuhkan waktu dan tenaga. Cara untuk melestarikan lingkungan hidup tersebut diantaranya :
Biasakan untuk memelihara kebersihan di lingkungan sekitar kita,
Hargai keanekaragaman hayati dengan melakukan reboisasi,
Tanggulangi masalah pencemaran,
Lestarikan tanah sekitar dengan tidak membuang sampah an-organik sembarangan,
Lestarikan udara sekitar dengan tidak sering menggunakan alat-alat bermotor,
Meminimalisir pembuangan gas karbon,
Mencegah dan melarang penebangan hutan sembarangan,
Terapkan selalu tebang pilih pada penebangan pohon di sekitar kita ataupun di hutan,
Melestarikan ekosistem laut dan pantai,
Lakukan reklamasi pantai dengan melestarikan hutan bakau,
Cegah dan larang pencurian batu karang di sekitar pantai atau batu karang di lautan lepas,
Jangan menggunakan bahan peledak ataupun racun/bahan kimia saat melakukan penangkapan ikan,
Tidak menggunakan pukat harimau saat mencari ikan di laut,
Membuat dan melestarikan cagar alam dan juga margasatwa, dan
Mencegah dan melarang aksi perburuan hewan liar di lingkungan sekitar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar